Saturday, August 30, 2008

Stabilkah koneksi 3G?

Salah satu masalah dalam kestabilan operasional koneksi 3G berbasis UMTS/WCDMA adalah mengembang dan menciutnya jangkauan BTS Node-B karena naik/turunnya jumlah pemakai dalam suatu BTS yang dikenal sebagai Cell Breathing.


Gambar-1 :
Dalam kondisi normal di mana jumlah pemakai masih sesuai dengan kapasitas BTS maka tidak ada blank spot dan semua pemakai dapat sinyal 3G yang baik dengan akses internet yang baik pula.


Gambar-2 :
Apabila jumlah pemakai meningkat sampai melebihi kapasitas BTS, maka jangkauan sinyal 3G dari BTS secara otomatis akan menyusut. Akibatnya akan terjadi blank spot di tempat yang sebelumnya terjangkau oleh sinyal 3G tetapi letaknya paling jauh dari BTS.

Apabila jumlah pemakai menurun lagi menjadi sesuai dengan kapasitas BTS, maka jangkauan sinyal 3G dari BTS secara otomatis akan kembali mengembang dan kembali menjangkau wilayah yang lebih luas.


Solusi
Supaya mendapatkan sinyal 3G yang stabil maka ada beberapa upaya yang bisa dilakukan :
  • Lakukan akses internet dengan berada selalu dekat BTS
  • Gunakan antenna penguat atau booster sinyal supaya “terlihat” dekat oleh BTS

2 comments:

erwin said...

wah baru tau saya..:D

Achmad Talib said...

Hmm, menarik. nambah pengetahuan nih